Pria yang berinisial EW (52) warga dusun Jengkol desa Plosokidul kecamatan Plosoklaten kabupaten Kediri harus meringkuk di sel tahanan Polsek Gondang Polres Tulungagung. Pasalnya pria yang tinggal mengontrak rumah di desa Beji kecamatan Boyolangu diduga melakukan tindak pidana pencurian di Masjid.

Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto melalui Paur Subbag Humas Iptu Nenny Sasongko membenarkan penangkapan pelaku tersebut. Iptu Nenny Sasongko ,Rabu (20/01/2021) menerangkan ungkap kasus ini berawal dari saat korban atas nama Sri Wahyuni (50) warga Karangsoko kabupaten Trenggalek ,Sabtu (19/01/2021) sekira pukul 13.30 WIB saat itu sedang bersama suaminya menjalankan Sholat Dzuhur di Masjid Sunan Ampel desa Tiudan kecamatan Gondang.

Rupanya saat korban menjalankan Sholat, tas selempang milik korban yang didalamnya terdapat Handphone merk Vivo ,uang tunai 450.000 ,sim C dan ATM didalam dompet diletakkan disebelah kanannya.Namun korban terkejut seusai dirinya melaksanakan sholat, tas yang berisikan barang-barang tersebut diketahui sudah raib tidak ada ditempat semula.

Dengan kejadian tersebut korban kemudian melaporkan ke Polsek Gondang.

“Setelah melakukan penyelidikan berdasarkan petunjuk dari saksi-saksi, petugas Unit Reskrim Polsek Gondang akhirnya berhasil mengamankan pelaku bersama barang bukti 1 buah HP merk Vivo dan 1 unit sepeda motor warna merah nopol AG 6106 FM yang digunakan pelaku saat menjalankan aksinya pada Selasa (19/01/2021) kemarin,”terang Nenny.

Pelaku bersama barang bukti selanjutnya diamankan di Mapolsek Gondang guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan masih menjalani proses penyidikan,”imbuhnya.

Atas kejadian ini korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 2.849.000.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya ,tersangka harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Gondang,”pungkas Nenny.

Tersangka bakal dijerat dengan pasal 362 KUHP yang berbunyi: Barang siapa mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, diancam karena pencurian, dengan pidana penjara paling lama lima tahun. (NN95)

Comments
More from Humas Polres Tulungagung

Kadiv Humas Polri Beberkan Kinerja Virtual Police

Jakarta-- Kepolisian Negara Republik Indonesia terus berupaya memantapkan kinerjanya dalam memelihara Kamtibmas. 

 

Hal ini sesuai dengan 16 program prioritas Kapolri Jenderal Listyo Sigit...

Polres Tulungagung Mengikuti Acara Virtual Pencanangan Gerakan Santri Bermasker oleh Polda Jatim

Tulungagung - Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, S.H., S.I.K, M.H. yang diwakili Wakapolres Tulungagung Kompol Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K. mengikuti kegiatan pencanangan Gerakan...

Canangan Gerakan Santri Bermasker, Wujudkan Jatim Bebas Covid-19

Surabaya - Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, launching pencanangan "Gerakan Santri Bermasker" guna memutus mata rantai covid-19 di Jawa Timur. 

 

Hal ini juga di dukung oleh para Kiai...

Recent Posts

Kapolda Jatim Rumuskan Perangi Hoax, Sebelum Masuk Ranah Pidana

 


SURABAYA - Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta dan Pejabat Utama Polda Jatim menerima audensi dari Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), pada Selasa siang (23/2/2021) di Selasar Gedung...

Kapolda Jatim Rumuskan Perangi Hoax, Sebelum Masuk Ranah Pidana

 


SURABAYA - Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta dan Pejabat Utama Polda Jatim menerima audensi dari Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), pada Selasa siang (23/2/2021) di Selasar Gedung...

Kapolda Jatim Rumuskan Perangi Hoax, Sebelum Masuk Ranah Pidana

 


SURABAYA - Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta dan Pejabat Utama Polda Jatim menerima audensi dari Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), pada Selasa siang (23/2/2021) di Selasar Gedung Tribrata Polda Jatim.

Dalam kesempatan ini, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta berharap ke depan ada sebuah badan yang fokus untuk penanganan Berita Hoax. Amsi bisa menjadi bagian Kriminal...