Kali ini ada sedikit perbedaan dalam sebuah penanganan masa pandemi, Polisi Surabaya yang sudah bisa dikatakan berhasil membuat warga surabaya saling membentuk semangat di masa pandemi dengan mematuhi protokol kesehatan dan sukseskan porgram Vaksinasi Nasional, Polisi Surabaya Bersama Warga surabaya tidak berhenti begitu saja , dengan tetap mengusung dan komitmen pada Slogan Heroiknya " Surabaya Wani Bangkit " atau " Jogo Suroboyo " atau Bahkan " Arek Surabaya Wani Dorplas " , Kali ini Surabaya dikenal dengan Kota Santri Bermasker.

 

Setelah sukses dengan segala tindakan yang ada kali ini Polisi Surabaya menggandeng Ulama untuk saling berperan serta ikut menciptakan berbagai macam strategi dan tindakan dalam penanganan Virus Covid-19. Pada kesempatan ini terlihat sekali Peran Ulama bersama polisi Surabaya dalam menggaungkan Program Santri Bermasker, bahkan beberapa foto ikut menjelaskan antara ulama dan Polisi Surabaya saling eratkan tangan untuk sukseskan Program Santri Bermasker atau Surabaya Kota Santri Bermasker, hal tersebut terlihat jelas pada Sebuah Jepretan Mata Lensa di saat Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Isir Gandeng tangan ulama di Mapolrestabes Surabaya, sesaat setelah pencanangan Satri Bermasker di Surabaya.

https://www.kompasiana.com/muhamadali08ali6003/604ada98d541df30ae644432/polisi-surabaya-bersama-ulama-dimasa-pandemi-bangkitkan-surabaya

https://www.kompasiana.com/muhamadali08ali6003/604ada98d541df30ae644432/polisi-surabaya-bersama-ulama-dimasa-pandemi-bangkitkan-surabaya